Setiap 10 Detik 1 Orang Meninggal Karena Diabetes

Setiap 10 Detik 1 Orang Meninggal Karena Diabetes

Salah satu penyakit yang banyak diidap masyarakat adalah diabetes mellitus. Istilah diabetes berasal dari bahasa Yunani, yang artinya mengalir terus, dan mellitus dari bahasa Latin, yang artinya manis atau madu. Jadi, air kencing penderita diabetes biasanya mengalir terus dan berasa manis. Rasa manis itu disebabkan meningkatnya kadar gula darah, yang disebut hiperglikemia. Tapi, penyakit ini punya beberapa jenis. Tipe 1 menyerang anak-anak dan orang muda. Ini disebabkan faktor genetik atau kesalahan tubuh membangun kekebalan. Penderitanya sangat bergantung kepada pasokan insulin seumur hidup. Tipe 2 diakibatkan sel tubuh tidak mampu merespons kerja insulin sebagaimana mestinya. Penyebabnya adalah kekeliruan dalam mengurus tubuh. Jenis ini lebih mudah ditangani karena tubuh masih memproduksi insulin. Tipe 3 sering dialami wanita hamil. Ini terjadi karena perubahan hormon, dan biasanya hilang sendiri begitu persalinan usai. Tipe 4 disebabkan sindrom tertentu. Penyebabnya adalah alkohol, obat-obat kimia tertentu, atau infeksi. Ini juga bisa disembuhkan.

Sekitar 90% kasus diabetes di dunia ini adalah Tipe 2. Awalnya, tipe ini banyak menyerang mereka yang berusia di atas 40 dan lelaki, tapi kini ia tak lagi mengenal usia dan kelamin. Kadang-kadang, penderita diabetes sering mual-mual dan shock. Kadang-kadang terjadi pembekuan darah otak dan penyakit jantung koroner. Dan penderita diabetes berpotensi dua kali lebih mudah terserang penyakit ini. Bila ini terjadi, penderita bisa kena stroke atau gagal ginjal. Penderita diabetes 17 kali lipat lebih mudah terkena ini, dan 25 kali lipat terkena kebutaan ketimbang orang normal. Ada lagi yang lain: gangren dan impotensi. Penderita diabetes lebih mudah terkena ini sekitar 5 kalinya. Dan menurut data WHO, badan PBB untuk kesehatan, setiap sepuluh detik satu orang meninggal dunia karena penyakit ini. Lalu, apa yang harus dilakukan? Selain minum obat, ada yang lebih aman, yakni dengan menggunakan senyawa alami yang terdapat dalam madu. Hasil peneltiian membuktikan, madu mengandung gula sederhana berupa kombiasi glukosa dan fruktosa. Kombinasi ini dapat membantu pengendalian kadar glukosa darah.

Beberapa jenis madu memang mengandung angka indeks glikemik yang lebih rendah sehingga aman bagi penderita diabetes. Misalnya madu pahit hitam super dengan merek Madu Bima 99. Madu Bima 99 ini berasa pahit karena diproduksi lebah Apis mellifera, yang mengonsumsi nektar kuncup pohon-pohon pahit, seperti pelawan, paitan, kaliandra, dan mahoni. Dan, kini, Madu Bima 99 tersebut telah bisa Anda dapatkan di apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99 dan www.facebook.com/Madu Bima 99. Untuk delivery order silahkan hubungi PIN:326C39DB atau SMS 0881-220-1056.

Ada yang Bisa dibantu ?