Bisakah Radang Lambung Diatasi dengan Madu Pahit?

Bisakah Radang Lambung

Diatasi dengan Madu Pahit?

 

 

Penyakit maag sering menyebabkan radang lambung. Dan radang lambung kerap menjadi gejala awal kanker lambung. Tapi, apa itu kanker lambung? Kanker lambung sering disebut kanker perut karena berkembang di bagian perut tapi dapat menyebar ke organ lain. Data membuktikan, kanker ini menyebabkan kematian satu juta orang di dunia per tahun. Gejala awalnya tak begitu terasa sehingga pemeriksaannya sulit dilakukan. Tapi, bila gejalanya meningkat, baru bisa ditemukan lokasi tumbuhnya. Misalnya, perasaan penuh atau tak nyaman di perut setelah makan menjadi petunjuk bahwa kanker itu berada di lambung bagian bawah. Gejala lain yang sering muncul adalah penurunan berat badan, gampang lelah, dan sulit menyerap vitamin dan mineral. Penyakit ini lebih banyak menyerang manusia usia lanjut. Kenapa? Karena bisa jadi di lambung mereka sudah lama terdapat tumor. Gara-gara suatu hal, tumor yang tadinya jinak itu kini berubah menjadi ganas dan berkembang jadi kanker.

Para ahli menyatakan, penderita kanker ini di masa mendatang akan makin banyak karena makanan yang dikonsumsi manusia makin bervariasi dan menggunakan zat kimia. Masuknya zat itu membuat lambung terinfeksi, yang kadang-kadang berlanjut pada inflamasi. Kondisi ini bisa memberi kontribusi pada luka di lambung serta kanker pencernaan. Bakteri yang terdapat dalam ulkus duodenalis juga dapat memunculkan  kanker lambung, termasuk polip lambung. Karena itu, jika ada, polip lambung harus segera diangkat. Faktor-faktor lain yang dapat memicu kanker lambung adalah tingginya asupan garam, karbohidrat, dan nitrat, serta rendahnya asupan sayuran dan buah. Untuk mengobatinya, Anda perlu ke dokter. Tapi, untuk mencegahnya, Anda perlu melakukan skrining rutin dan pemeriksan darah. Bisa juga dengan mengonsumsi antioksidan tingkat tinggi. Misalnya? Yang dianjurkan Al-Quran dan Injil adalah madu.

Madu mengandung berbagai vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Kadar vitamin dan mineralnya tergantung pada jenis lebah penghasil madu dan jenis-jenis bunga yang dikonsumsi lebah tersebut. Umumnya madu mengandung vitamin B1, B2, B5, vitamin C, kalsium, dan zat besi. Satu sendok makan madu mengandung sekitar 64 kalori. Bandingkan dengan satu sendok gula pasir yang mengandung hanya 15 kalori. Karbohidrat dalam madu lebih mudah dicerna menjadi glukosa, sehingga dapat membantu orang yang punya lambung sensitif dan masalah dengan lambung.

Di pasaran kini tersedia jenis madu langka, yakni madu pahit hitam, dengan merek Madu Bima 99. Madu ini ternyata lebih unggul daripada madu biasa. Buktinya, yang diungkapkan owner  Mr.Tako dan pemenang Wirausaha Muda Mandiri dari Bandung yang bernama Angga ini, “Khasiat Madu Bima 99 top banget. Habis meminumnya jam 8 malam 1 sendok, sampai jam 10 esok pagi belum terasa lapar. Padahal, saya tidur sudah jam 2. Di saat bangun subuh pun badan saya tetap fit dan bertenaga.”

Kini, Madu Bima 99 itu telah bisa Anda dapatkan di apotek, toko obat, dan outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Related posts