Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi

Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi
Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi

Madu Bima 99 – Di tahun 2013, Nyonya Kartika Marata mengalami gatal-gatal di kulitnya. Ia pun berobat ke dokter kulit. Sesuai dengan standard operation procedure dunia medis, di sana kandungan utama darahnya dites. Ternyata, kadar gulanya tinggi, 280 mg/dl. Artinya, wanita 35 tahun ini terdeteksi kena diabetes. Oleh dokter kulit itu, ia dirujuk ke dokter yang biasa menangani diabetes. Dan oleh dokter diabetes, ia diberi obat yang harus ia konsumsi dua kali sehari. Namun, setelah dikonsumsinya, muncul masalah baru. Obat itu ternyata menimbulkan efek samping. “Sejak minum obat itu, setiap saya kena flu sembuhnya sangat lama. Bisa sebulan lebih, dan baru berhenti bila saya disuntik imunisasi,” ucap Nyonya Kartika. “Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi”

Tak lama setelah itu, pegawai di sebuah perusahaan ekspedisi kontainer ini beralih ke obat herbal. Ternyata, yang ini pun menimbulkan efek samping. Apa efeknya itu? “Dalam beraktivitas, saya limbung,” ucapnya saat ditemui 12 Oktober 2014. Lalu? Dua bulan sebelum wawancara ini dilakukan, ada yang mengenalkan Madu Bima 99 kepadanya. Penduduk Perumahan Oma Green Land ini pun mencoba minum madu pahit itu. Setelah rutin meminumnya beberapa hari, meski belum mengecek kadar gulanya, ia mulai merasakan manfaat. “Di pagi hari, yang biasanya saya mengantuk, tiba-tiba tidak lagi. Yang biasanya lemas, tiba-tiba tidak lagi. Akhirnya, saya minum terus hingga sekarang. Dan sejak minum Madu Bima 99, saya tidak mudah kena flu lagi,” ungkap warga Kelurahan Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ini. “Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi”

Sekitar 90% kasus diabetes di dunia ini adalah Tipe 2. Awalnya, tipe ini banyak menyerang mereka yang berusia di atas 40 dan lelaki, tapi kini ia tak lagi mengenal usia dan kelamin. Kadang-kadang, penderita diabetes sering mual-mual dan shock. Kadang-kadang terjadi pembekuan darah otak dan penyakit jantung koroner. Dan penderita diabetes berpotensi dua kali lebih mudah terserang penyakit ini. Bila ini terjadi, penderita bisa kena stroke atau gagal ginjal. Penderita diabetes 17 kali lipat lebih mudah terkena ini, dan 25 kali lipat terkena kebutaan ketimbang orang normal. “Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi”

Menurut data WHO, badan PBB untuk kesehatan, setiap 10 detik 1 orang meninggal karena penyakit ini. Apa yang harus dilakukan? Selain minum obat, ada yang lebih aman: menggunakan senyawa alami yang terdapat dalam madu. Hasil penelitian membuktikan, madu mengandung gula sederhana berupa glukosa dan fruktosa. Kombinasi ini dapat membantu pengendalian kadar glukosa darah. Apalagi madu mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga aman bagi penderita diabetes. “Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi”

Saat ini, beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Namun, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium F-FARMASI UI bulan September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. “Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi”

Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi:

www.madubima.com

www.facebook.com/MaduBima99

www.twitter.com/@madubima99

Alhamdulillah, kini Meski Terdeteksi Diabetes Kini ia Tak Mudah Lemas dan Kena Flu Lagi.

Related posts

Leave a Comment