Nyeri Sendinya itu Tak Muncul Lagi Setelah Dua Minggu Tak Bisa Berjalan

Nyeri Sendinya itu Tak Muncul Lagi Setelah Dua Minggu Tak Bisa Berjalan

10435903_814660518576570_3000549540085861352_n

 

Tiga bulan sebelum wawancara ini dilakukan, kata seorang wanita bernama Karsani, ia terserang penyakit nyeri sendi yang amat parah sehingga ia tak bisa berdiri. “Dua minggu lamanya saya tidak bisa berdiri, dan berbaring saja di tempat tidur,” ucap wanita 56 tahun yang biasa dipanggil Pupuk Panggih ini. Untuk mengatasinya, sudah beberapa kali ibu rumah tangga ini berobat ke seorang dokter umum. Kata dokter itu, yang membuat nyeri sendi Nyonya Karsani adalah kadar asam uratnya yang tinggi. Maka, ia pun diberi obat penurun asam urat. Tapi, “Tidak ada hasilnya,” tutur Nyonya Karsani.

Setelah itu, ia berobat ke seorang dokter spesialis internis. Lucunya, diagnosis dokter ini berbeda dengan dokter sebelumnya. Kata dokter ini, yang membuat sendi Nyonya Karsani nyeri adalah kadar kolesterolnya yang tinggi. Maka, ia pun diberi obat penurun kolesterol. Hasilnya? “Sembuhnya hanya tiga hari. Setelah itu kambuh lagi,” jawab Nyonya Karsani. Hanya dua kali penduduk Dusun Kidang, Desa Kidang, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, ini ke internis itu, ia beralih ke Madu Bima 99. Ternyata, dengan madu pahit hitam ini hasilnya riil. “Baru tiga kali meminumnya saya sudah bisa berjalan kembali. Dan hingga sekarang tidak kambuh-kambuh lagi,” ungkapnya, saat ditemui 3 November 2014, di rumahnya.

Menurut hasil penelitian, siapa pun pernah terserang nyeri sendi, meskipun ia rajin berolahraga dan menjaga pola makan. Hanya, ada orang yang sering terserangnya, dan ada pula yang sekali-sekali. Apa penyebabnya? Nyeri sendi bisa disebabkan oleh banyak hal. Gerakan yang tiba-tiba, trauma akibat terkilir atau benturan, penyakit tertentu seperti influenza, hepatitis, campak, kolesterol, rematik atau asam urat, serta beberapa penyebab lainnya dapat membuat sendi menjadi nyeri.

Menurut para pakar kesehatan, nyeri itu muncul sebagai reaksi tubuh saat menerima rangsangan yang melewati ambang batas. Rangsangan tersebut bisa mengakibatkan perlukaan pada sel. Ika Puspitasari, dosen Fakultas Farmasi dari UGM, dalam sebuah bukunya menyatakan, nyeri itu terjadi akibat terbentuknya senyawa mediator nyeri, seperti prostaglandin, prostaksilin, dan tromboksan dalam tubuh. Pada kasus kadar asam urat tinggi, nyeri itu biasanya terjadi secara berulang-ulang dan tiba-tiba. Peradangannya bersifat menahun, dan bisa menyebabkan sendi menjadi bengkak.

Madu adalah minuman kesehatan yang mengandung banyak sekali zat gizi. Dengan rutin minum madu, terutama madu hitam pahit, metabolisme yang terganggu akibat sejumlah penyakit tadi secara perlahan akan dinormalkannya kembali. Tentu saja apabila diminum secara teratur seraya menjalankan pola makan yang menyehatkan.

Saat ini beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, danwww.facebook.com/Madu Bima 99.

Related posts