Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar

madu hitam
Asma Teratasi, Persalinan Lebih Lancar,
Penyembuhan Pasca-Melahirkan Lebih Cepat
Madu Bima 99 – April 2014, Nyonya Salma Rukkiya mengenal Madu Bima 99 lewat telepon pintar BlackBerry. Karena disebutkan rasanya pahit, ia penasaran dan tertarik membelinya. Dari Jombang, Jawa Timur, ia pesanlah madu itu ke Jakarta. Kebetulan, kata wanita 34 tahun ini, ia sudah lama menderita alergi kulit, asma, dan maag. Gara-gara alergi, kulit di tangan dan di kakinya kerap mengalami bengkak-bengkak. Gara-gara asma, ia mesti memakai alat kontrol asma dua kali sehari. Gara-gara sakit maag, ia tidak berani lagi minum kopi dan makan ketan. “Padahal, ketan adalah makanan favoritku,” kata wanita yang sudah punya empat anak ini. Kadang-kadang, ujar ibu rumah tangga yang bersuamikan pengusaha mebel dengan 500 karyawan ini, saking inginnya ia makan ketan, ia sengaja minum obat maag sekadar untuk bisa mencicipi ketan. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Tapi, semua itu berubah sejak ia rutin minum Madu Bima 99. “Sejak April itu, saya sudah jarang sekali menggunakan alat kontrol asma. Alergi tidak muncul-muncul lagi. Maag pun sudah jarang kambuh. Makan udang dan makan ketan sudah bisa,” ungkap warga Jalan Leci, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, ini. Hebatnya lagi, di bulan April itu ia sedang hamil besar anak keempat. Dengan rutin minum madu pahit itu, ia merasa lebih fit daripada saat hamil-hamil sebelumnya. “Padahal, setiap hari saya sangat aktif. Tambah lagi di rumah tidak punya pembantu. Namun, itu tak mengganggu aktivitas saya. Karena penyembuhan luka pasca-melahirkan berlangsung lebih cepat dan stamina lebih oke. Sehingga, seminggu setelah melahirkan, saya sudah bisa beraktivitas kembali seperti biasa,” papar Nyonya Salma dengan bangga. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Gara-gara itu, seisi rumahnya kemudian ikut rutin minum Madu Bima 99. “Suami saya yang dulu sering pusing, sekarang tidak lagi. Anak saya, kalau kena radang tenggorokan, tidak saya beri obat lagi. Cukup minum Madu Bima 99. Bahkan, si bayi pun saya beri Madu Bima 99 kalau kena batuk. Padahal, kata orang, bayi tidak boleh minum madu pahit. Tapi, bagi bayi saya, nggak apa-apa tuh. Padahal, umurnya baru empat bulan,” lanjut Nyonya Salma saat ditemui di Surabaya 12 Oktober 2014. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Saking bangganya Nyonya Salma dengan Madu Bima 99, hingga wawancara ini berlangsung, sudah enam bulan lamanya ia memesan 400 botol madu hitam itu per bulan. Dalam catatan Kantor Pusat Madu Bima 99, hingga saat ini ia memegang rekor order tertinggi secara konsisten untuk kategori nondistributor dan nonsubdistributor, yang biasa memasok madu itu ke apotek-apotek dan toko-toko obat. Untuk apa ia pesan? “Untuk saya jual ke saudara, teman-teman, dan relasi lainnya,” jawabnya. Yang perlu diingat, selain secara direct, ia menjual hanya menggunakan BlackBerry. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. “Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar”
Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi:
www.madubima.com
www.facebook.com/MaduBima99
www.twitter.com/@madubima99
Alhamdulillah, kini Sakit Asma Terobati dan Proses Melahirkan Lebih Lancar

Related posts

Leave a Comment