Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal

Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal
Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal
Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal

Di bulan September tahun 2013 yang lalu, Operational Director Hardy’s Funzone Cabang Denpasar, Bali, Setyanto Budhi Nugroho, mengalami gejala stroke. Penyebabnya adalah kadar kolesterol dan asam urat darahnya yang tinggi serta kelelahan yang berkepanjangan yang dialaminya dalam bekerja. Setelah berobat ke dokter, lelaki 45 tahun ini diharuskan mengonsumsi obat dokter. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

“Tapi, itu tidak terlalu lama saya lakukan. Hanya satu paket obat-obatan, karena tak lama setelah itu saya mengenal Madu Bima 99 dan rutin meminumnya setiap hari. Dan setelah saya meminum madu pahit itu, obat saya tinggalkan,” ujar pria asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini saat ditemui di Denpasar 7 September 2014. Ternyata, tak perlu menunggu lama bagi ayah dua anak ini untuk mendapatkan kepulihan kesehatannya kembali. “Tak lama setelah meminum madu itu kondisi fisik saya sudah kembali normal dan stamina saya meningkat. Meskipun sangat sibuk bekerja setiap hari, saya sekarang tidak lagi merasa capek,” ungkapnya. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Ada sebuah buku yang berjudul Air. Di dalam buku terbitan Gramedia tahun 2007 lalu itu, pengarangnya mengatakan bahwa pada dasarnya mengonsumsi obat adalah memberikan racun ke dalam tubuh. Pengarang Amerika yang juga seorang dokter senior dan rajin melakukan penelitian itu mengatakan bahwa selama ini telah terjadi semacam “kesepakatan” terselubung antara pabrik-pabrik obat raksasa dan para dokter di seluruh dunia, sehingga seorang dokter kadang-kadang begitu “tega” memberikan obat yang ia tahu tak diperlukan, bahkan berbahaya, bagi pasiennya. Pendapat ini sejalan dengan apa yang dikemukakan Hiromi Shinya dalam bukunya The Miracle of Enzyme“Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Dalam buku terbitan 2008 itu dokter asal Jepang yang tinggal di Amerika Serikat tersebut mengatakan bahwa mengonsumsi obat berarti membunuh enzim-enzim yang sangat bermanfaat bagi perkembangan dan pemulihan kondisi tubuh. Karena itu, baik kedua pengarang buku itu maupun sejumlah pakar kesehatan modern saat ini bersepakat untuk menganjurkan kepada penderita penyakit untuk beralih ke terapi herbal plus mengatur pola hidup dengan baik dan mengonsmsi suplemen makanan yang manfaatnya telah terbukti. Apa contoh suplemen itu? Madu, misalnya. Selain banyak penelitian ilmiah yang membuktikan, jauh-jauh hari Weda Arthavaveda, Tripitaka, Injil, dan Al-Quran telah menginformasikannya. Kalau Tuhan yang sudah berbicara, apakah kita, manusia ini, masih berhak membantah?  ““Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Saat ini, beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Namun, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium F-FARMASI UI bulan September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi :

www.madubima.com

www.facebook.com/MaduBima99

www.twitter.com/@madubima99

 

 

Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal
Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal

Stroke adalah penyebab utama ke-4 kematian di AS, dengan satu orang meninggal setiap 4 menit sebagai hasilnya. Sekitar 800.000 orang mengalami stroke setiap tahun; sekitar satu setiap 4 detik. Hanya penyakit jantung, kanker dan penyakit pernapasan kronis yang lebih rendah lebih deadly. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Stroke terjadi karena masalah dengan pasokan darah ke otak; baik pasokan darah tersumbat atau pembuluh darah di dalam otak pecah. Stroke adalah keadaan darurat medis, dan pengobatan harus dicari secepat mungkin. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Ada tiga jenis utama stroke; stroke iskemik, stroke hemoragik dan serangan iskemik transien (TIA), juga disebut sebagai mini-stroke. Ada halaman Knowledge Center terpisah untuk serangan iskemik transien. “Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal”

Isi artikel ini:
Apa itu stroke?
Apa yang menyebabkan Stroke?
Tanda dan gejala
Tes dan diagnosis
Pengobatan dan pencegahan

Anda juga akan melihat perkenalan pada akhir beberapa bagian untuk setiap perkembangan terakhir yang telah ditutupi oleh berita MNT ini. Juga melihat keluar untuk link ke informasi tentang kondisi terkait. “Apa itu Stroke dan Apa yang Menyebabkan Stroke”
Fakta cepat pada Stroke

Berikut adalah beberapa poin penting tentang stroke. Lebih detail dan informasi pendukung dalam artikel utama.
Selama stroke, otak tidak menerima cukup oksigen atau nutrisi, menyebabkan sel-sel otak mati.
Ada tiga jenis utama stroke: stroke iskemik, stroke hemoragik dan serangan iskemik transien.
Stroke iskemik yang disebabkan oleh penyempitan atau pemblokiran arteri ke otak.
Stroke hemoragik disebabkan oleh pembuluh darah di dalam dan sekitar meledak otak atau bocor.
Stroke perlu didiagnosis dan diobati secepat mungkin untuk meminimalkan kerusakan otak.
Mengingat F.A.S.T. akronim dapat membantu dengan mengenali timbulnya stroke.
Pengobatan tergantung pada jenis stroke.
Stroke iskemik dapat diobati dengan ‘gumpalan-penghilang’ obat.
Stroke hemoragik dapat diobati dengan pembedahan untuk memperbaiki atau blok kelemahan pembuluh darah.
Cara yang paling efektif untuk mencegah stroke adalah melalui mempertahankan gaya hidupsehat.

Apa itu stroke? 4
Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu baik atau dikurangi. Ketika ini terjadi, otak tidak mendapatkan cukup oksigen atau nutrisi yang menyebabkan sel-sel otak mati.
Tengkorak dengan warna merah untuk menunjukkan Stroke
Stroke terjadi karena masalah dengan pasokan darah ke otak; baik pasokan darah tersumbat atau pembuluh darah di dalam otak pecah.

Ada tiga jenis utama stroke; iskemik, hemoragik dan TIA. Artikel ini akan fokus pada stroke iskemik dan hemoragik, karena ada artikel Knowledge Center terpisah untuk TIA, yang masuk ke detail spesifik tentang mereka.

Di AS, sekitar 40% dari kematian stroke pada laki-laki, dengan 60% pada wanita. Menurut American Heart Association (AHA), pada tahun 2006, tingkat kematian akibat stroke per 100,00 populasi dapat dibagi menjadi kelompok-kelompok sosial tertentu pada 41,7% untuk laki-laki kulit putih, 41,1% untuk perempuan kulit putih, 67,7% untuk laki-laki hitam dan 57,0% untuk females.3 hitam
Stroke juga lebih mungkin untuk mempengaruhi orang-orang jika mereka kelebihan berat badan, berusia 55 atau lebih tua, memiliki riwayat pribadi atau keluarga stroke, tidak berolahraga banyak, minum banyak atau menggunakan drugs.5 terlarang.
Apa yang menyebabkan Stroke?

Pengertian Sakit Stroke

Penyakit Stroke adalah dalah penyebab cacat nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia. Penyakit ini telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dan semakin penting dengan dua pertiga stroke sekarang terjadi di negara-negara yang sedang berkembang. Secara global, pada saat tertentu sekiatr 80 juta orang menderita akibat stroke. Terdapat sekitar 13 juta korban stroke baru setiap tahun, di mana sekitar 4,4 juta di antaranya meninggal dalam 12 bulan. Terdapat sekitar 250 juta anggota keluarga yang berkaitan dengan para pengidap stroke yang bertahan hidup. Selama perjalanan mereka, sekitar 4 dari 5 lima keluarga akan memiliki salah seorang anggota mereka yang terkena stroke. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Stroke adalah penyakit otak paling destruktif dengan konsekuensi berat, termasuk beban psikologis, fisik dan keuangan yang besar pada pasien, keluarga mereka dan masyarakat. Pada kenyataannya, banyak orang yang lebih takut akan menjadi cacat oleh stroke dibandingkan dengan kematian itu sendiri. Jika tidak ada perbaikan dalam metode-metode pencegahan yang ada sekarang, jumlah stroke dan korban stroke akan tumbuh pesat dalam beberapa dekade mendatang. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Stroke dahulu dianggap sebagai penyakit yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi pada siapa saja, dan sekali terjadi tidak ada lagi tindakan efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi stroke. Namun, data-data ilmiah terakhir secara meyakinkan telah membuktikan hal yang sebaliknya. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Selama satu dekade terakhir telah terjadi kemajuan besar dalam pemahaman mengenai faktor risiko, pencegahan, pengobatan dan rehabilitasi stroke. Kita sekarang mengetahui bahwa stroke dapat diperkirakan dan dapat dicegah pada hampir 85% orang. juga terdapat terapi efektif yang dapat secara subtansial memperbaiki hasil akhir stroke. Pada kenyataannya, sekitar sepertiga pasien stroke sekarang dapat pulih sempurna dan proporsi ini dapat meningkat jika pasien selalu mendapat terapi darurat dan rehabilitasi yang memadai. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Stroke menimbulkan beban yang sangat besar pada para pengidap stroke, keluarga dan orang yang merawat penderita stroke, serta pada masyarakat. Setiap tahun sekitar 0,2 % populasi mengalami stroke dengan sekitar sepertiganya meninggal dalam 12 bulan berikutnya, sepertiga lainnya mengalami cacat permanen (sering membutuhkan bantuan dari orang lain) dan sepertiga lagi memperoleh kembali kemandirian mereka. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Orang yang bertahan hidup dari serangan stroke memiliki risiko besar kembali terkena stroke atau serangan jantung. Memang, banyak orang takut terhadap serangan stroke berikutnya karena mereka mengganggap bahwa stroke yang membuat cacat adalah sebuah nasib yang lebih mengerikan dibanding kematian. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Stroke merupakan tantangan yang luar biasa besar bagi masyarakat karena jumlah orang yang terkena kemungkinan akan sangat meningkat dalam waktu dekat. Risiko terkena stroke meninigkat seiring usia dn populasi kita secara progresif menjadi lebih tua. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Penyebab Stroke Di Usia Muda

Seperti yang kita ketahui, stroke adalah penyakit yang tidak dapat di duga kapan terjadinya, tetapi stroke adalah penyakit yang dapat diperkirakan dan dapat dicegah dengan cara mengontrol faktor-faktor resikonya. 

Faktor resiko stroke dibagi menjadi dua yaitu faktor resiko yang bisa di modifikasi dan faktor resiko yang tidak bisa di modifikasi seperti usia, jenis kelamin, ras, dan kecenderungan genetis. Faktor resiko yang dapat di modifikasi diantaranya adalah : tekanan darah tinggi (hipertensi),kolesterol (hiperkolesterol), kegemukan (obesitas), kencing manis (diabetes), penyakit jantung, merokok dan alkohol.

Faktor resiko lainnya termasuk penggunaan pil kontrasepsi, terapi sulih hormon, dan kehamilan. Seseorang bisa mengurangi kemungkinan stroke apabila ia dapat mengelola faktor-faktir resiko yang dapat di modifikasi. Bagi anda yang sudah pernah mendapat serangan stroke sebelumnya, mengelola faktor-faktor resiko yang masih daoat di modifikasi ini juga akan mengurangi kemungkinan anda terkena serangan stroke berikutnya.

Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal
Tinggalkan Obat Ia Mengatasi Stroke dengan Obat Herbal

Stroke dapat disebabkan oleh faktor keturunan karena faktor-faktor resiko terjadinya stroke seperti hipertensi dan kencing manis umumnya menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dan dalam beberapa panelitian memang ditemukan kaitan keturunan dengan angka kejadian stroke.

Stroke dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-anak sampai dewasa. Tidak ada patokan mengenai usia berapa seseorang rawan terkena stroke, walaupun memang biasanya stroke menyerang seseorang yang berusia diatas 65 tahun (stroke pada anak sangat jarang dan biasanya di hubungkan dengan kelainan bawaan /kongenital). Sekarang ini, dengan pola hidup tidak sehat diperkotaan, stroke bahkan dapat menyerang seseorang yang berusia 30 tahun.

Tidak dapat dikatakan bahwa makanan yang banyak santan dan berbumbu merupakan penyebab  sakit stroke, tetapi jenis makanan yang berbumbu, bersantan apalagi berlemak akan menyebabkan penyakit seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, atau obesitas. Penyakit-penyakit itulah yang merupakan faktor resiko terjadinya stroke.

Di dalam Al-Quran, Surat An-Nahl ayat 69 menyebutkan: “… keluarlah dari dalam badannyaminuman (madu) yang berlainan warnanya, yang mengandung penawar bagi manusia dari berbagai macam penyakit …” Nah, kalau sudah Al-Quran yang berbicara, apakah kita masih perlu berdebat tentang manfaat madu? “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Saat ini, beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Namun, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium F-FARMASI UI dan uji laboratorium SUCOFINDO bulan September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. “Sembuh dari Sakit Stroke Nenek ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali”

Alhamdulillah, kini Sembuh dari Sakit Stroke Nenek Tua ini Bisa Bicara dan Berjalan Kembali

Related posts