Madu Bima 99 Original Resmi dan Terpercaya

Yang ini Lebih Mantap daripada Produk-produk Herbal Sebelumnya

1528464_823370687705553_7231830041367039858_n

 

Tahun 2001, Djoko Triyono Widiyantoro masih berprofesi sebagai sopir minibus dengan rute Yogyakarta– Palembang. Meski tak mengalami penurunan tenaga, ia merasa ada yang salah pada tubuhnya: makin lama makin kurus. Maka, ia berobat ke rumah sakit. Ternyata, ia terdeteksi menderita diabetes. Meski demikian, profesi sopir tetap ia jalani. Sepuluh tahun kemudian, badannya lemas, pandangan matanya buram, dan luka di ujung jari kakinya tak kunjung sembuh. Bahkan makin lama makin parah. Kembali ia datangi rumah sakit. Saat itu, selama 20 hari ayah dua anak ini diharuskan mendekam di sana, dan dua jari kakinya terpaksa ia relakan untuk diamputasi. Sekeluar dari rumah sakit, pria 59 tahun ini terpaksa rutin minum obat agar ia bisa menjalankan aktivitasnya.

Bosan dengan obat, dua tahun terakhir ia ganti obat dengan makanan dan minuman kesehatan berbasis herbal. Lumayan hasilnya. Namun, sejak awal September 2014, bahan-bahan herbal itu ia ganti dengan Madu Bima 99. Meski belum sempat mengecek kadar gula darahnya, Djoko mengaku dengan minum madu pahit ini secara fisik ia merasa lebih oke. “Badan terasa lebih enak ketimbang dengan minum herbal-herbal yang sebelumnya itu,” ungkap penduduk Kampung Sosrodipurang, Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedengtengen, Kota Yogyakarta, ini saat ditemui 27 September 2014 yang lalu.

Kadang-kadang penderita diabetes mual-mual dan shock. Kadang terjadi pembekuan darah otak dan penyakit jantung koroner. Penderita diabetes berpotensi dua kali lebih mudah untuk terserang penyakit ini. Bila terjadi, penderita bisa kena stroke atau gagal ginjal. Penderita diabetes 17 kali lipat lebih mudah terkena ini, dan 25 kali lipat terkena kebutaan ketimbang orang normal. Ada lagi yang lain: gangren dan impotensi. Penderita diabetes lebih mudah terkena ini sekitar 5 kalinya.

Menurut WHO, Badan Kesehatan PBB, setiap 10 detik satu orang meninggal karena diabetes. Apa yang harus dilakukan? Selain minum obat, ada yang lebih aman, yakni menggunakan madu. Hasil penelitian membuktikan, madu mengandung gula sederhana berupa kombiasi glukosa dan fruktosa. Kombinasi ini dapat membantu pengendalian kadar glukosa darah. Madu mengandung angka indeks glikemik yang lebih rendah sehingga aman bagi penderita diabetes. Apalagi madu pahit.

Saat ini, beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Namun, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI bulan September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya.

Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Ada yang Bisa dibantu ?