Begini Alasan Wanita Mudah Marah Pada Saat PMS.

sumber foto : womanlog.com

Bagi wanita yang sudah memasuki masa pubertas, mereka ditandai dengan perubahan fisiologi yang salah satu diantaranya adalah mulainya mengalami menstruasi. Menstruasi ini muncul secara berkala, biasanya setiap bulan dalam jangka waktu beberapa hari tergantung pengaruh hormon reproduksi yang dimiliki setiap wanita. Biasanya pada hari 3- 4 saat menstruasi wanita mengalami fase PMS. PMS merupakan sindrom prahaid, gejala – gejala PMS bisa mempengaruhi fisik, mental, dan juga emosional wanita.

Salah seorang Ginekolog di New York yaitu Carol Livoti, MD, mengatakan bahwa “Anda akan tahu naik turunnya emosi ini karena PMS jika dimulai secara konsisten seminggu hingga dua minggu sebelum menstruasi dan berhenti satu atau dua hari setelah menstruasi dimulai.”

Seorang wanita yang sedang mengalami PMS ini kerap sekali membuat jengkel karena perubahan emosi yang dialaminya, bahkan sampai marah – marah tidak jelas alasannya, hal ini membuat para pria penasaran apa yang terjadi? Dan apakah PMS dapat diobati? Yuk simak penjelasan dibawah ini.

Seperti yang sudah dilansir dari Everydayhealth, peneliti sebetulnya tidak tahu pasti alasan PMS bisa memicu gangguan emosi pada wanita, namun secara umum hal ini dianggap akibat gejolak hormon estrogen.

Saat siklus menstruasi, kadar estrogen meningkat perlahan sampai menstruasi wanita berakhir. Puncak hormonal dianggap menyebabkan perubahan suasana hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hormon wanita berinteraksi dengan otak yang dapat mempengaruhi suasana hati saat PMS. Oleh sebab itu, suasana hati wanita cepat berubah.

“Penurunan kadar estrogen selama fase luteal dari siklus mungkin dapat menyebabkan penurunan serotonin, meskipun penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengkonfirmasi hubungan ini,” jelas Livoti.

Dilansir dari Flohealth, sekitar 75 persen wanita merasakan gejala PMS sakit kepala, berat badan bertambah, kembung, payudara nyeri, gelisah, depresi, kelelahan, dan perasaan tidak terkendali. Rata-rata gejala ini dapat terjadi dalam 2 minggu sebelum menstruasi. Penelitian lain mengatakan bahwa hal ini normal terjadi, karena saat menstruasi estrogen dan progesteron akan meningkat dan memberikan respon pada perubahan hormon. Oleh karena itu, jika pasangan dan atau ibu Anda mengalami PMS jangan mencari obat karena itu bukanlah sebuah penyakit.

Namun, jika anda yang mengalami PMS kerap sekali merasa terganggu dengan gejala – gejala yang ditimbulkan dari PMS ini, Madu Bima 99 dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi dan meringankan keluhan gejala – gejala pada saat PMS, agar aktivitas tetap terjaga dan kondisi emosional tetap kondusif. Madu Bima 99 Madu Kesuburan Wanita, tidak hanya diperuntukkan untuk wanita dewsa, dan juga ibu hamil. Untuk remaja yang sudah mengalami masa pubertas bisa dibantu agar pada saat menstruasi dapat dijalani dengan nyaman.

Tentang Madu Bima 99 Madu Kesuburan Wanita

Madu Bima 99 “Madu Kesuburan Wanita” merupakan madu murni dengan campuran ekstrak kurma ini memiliki manfaat yang baik untuk kebutuhan wanita dan juga calon ibu yang diantaranya adalah :
💚Membahagiakan Suami
💚Menyuburkan Kandungan
💚Meningkatkan Stamina Tubuh
💚Meningkatkan Daya Tahan Seksual
💚Meningkatkan Fungsi Ovarium
💚Mengatasi Gejala Keputihan
💚Meningkatkan Volume Asi
💚Menyempurnakan Kematangan Sel Telur
💚Mengurangi Gejala PMS

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dan bagaimana cara pesannya bisa hubungi kontak dibawah ini.

Post Author: Filda Fajriati