Begini Tips Memilih Teman Hidup, Dijamin Rumah Tangga Bahagia Selamanya.

Memiliki kehidupan perikahan yang bahagia merupakan impian bagi setiap orang yang telah berpasangan dalam ikatan yag halal dan suci, namun untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut teryata bisa kita ciptakan sendiri, dan tentu saja pasti ada tips agar bahtera rumah tangga bahagia.

Pernikahan merupakan ibadah sunnah yang paliing dianjurkan dalam agama islam. Bahkan, dalam Al – Qur’an pun menganjurkan jika mita mampu maka harus menikah, jika masih belum mampu maka berusahalah untuk memantaskan diri sambil berpuasa.

Didalam pernikahan bukan hanya sekedar menghindari zina, ataupun meluapkan hasrat cinta secara biologis saja, banyak hal serta rintangan yang akan dihadapi dalam kehidupan pernikahan. Maka dari itu, menikah pun bisa menjadi ibadah terberat karena membangun rumah tangga harus terdapat cinta yang sangat di ridhoi Allah, saling menjalankan tugas maupun kewajiban sebagai pasangan suami – isteri, mendidik anak, dan juga menikah menjadi salah satu sedekah jariyah disetiap harinya pada keluarga sendiri. Menikah merupakan separuh agama yang tercukupi, jadi sebaiknya mencari pasangan atau teman hidup pun harus sesuai agar rumah tangga yang dijalani akan bahagia, lalu bagaimana caranya memilih pasangan hidup yang sesuai anjuran agama? Berikut ada 6 tipsnya yang harus anda ikuti.

1. Lihat dari segi Agamanya.

Kriteria yang paling utama dalam memilih pasangan dari kriteria yang lain adalah memilih pasangan yang taat kepada Agama terutama taat pada Allah dan juga Rasulullah. Agama islam merupakan aspek kehidupan yang telah mengatur segala sesuatunya berdasarkan anjuran dari Allah, termasuk urusan jodoh. Karena, orang yang baik agamanya pastilah memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi, sehingga ia akan mampu membawa keluarga pada ketaatan aturan Allah dan Rasul-Nya.

2. Satu Visi dan Misi / Sekufu

Lalu tips yang berikutnya ialah memilih pasanga yang memiliki prinssip yang sama, misalnya dalam beragama. Karena seperti yang kita ketahui bahwa banyak sekali beragam gologan dan juga organisasi masyarakat yang memiliki kapahaman jalan dalam beragama seperti apa. Jadi, carilah yang satu visi dalam beragama untuk menghindari perdebatan ataupun konflik yang saling menyalahkan antar pasangan, dan juga akan berefek pada mendidik anak. Selain sekufu dalam agama, kita perlu juga mencari pasangan yang sekufu dalam pendidikan, politik, ekonomi dan juga cita – cita.

3. Nasab yang Baik

memilih teman hidup bisa dilihat dari nasab yang baik merupakan salah satu hal yang harus dipertimbangkan. Maksudnya, nasab yang baik ini ialah calon yang akan kita nikahi ialah berasal dari keluarga yang baik – baik, bukan dari keluarga yang misalnya penjahat ataupun hal yang buruk lainnya, karena lingkungan yang baik akan mengantarkan kita pada hal yang baik pula. Namun, sah – sah saja jika kita menikahi calon kita meski nasab dari calon kita mungkin tidak baik, akan tetapi calon kita tetap baik dari segi agama dan juga akhlaknya.

4. Liat Kesuburan

Dalam pernikahan tentu saja kita memiliki goals dengan pasangan yaitu untuk mempunyai anak. Anak sebagai pelengkap rumah tangga, sebagai penerus cita – cita dari orang tua nya. Maka dari itu, carilah pasangan yang memiliki kesuburan yang baik, yang mampu menghasilkan keturunan. Meski apapun yang terjadi pada kita semua telah tersurat dan tersirat dari Allah, bisa jadi kita sudah subur namun belum bisa memiliki anak, dan ada pula yang belum subur tapi ia bisa memiliki anak. Tapi kita sangat boleh untuk menanyakan perihal ini pada calon pasangan kita dengan mengecek dan memeriksakan kesuburan pasangan kita. Namun, jika hasilnya tidak sesuai harapan, misalnya calon pasangan kita hasilnya tidak subur, akan tetapi kita sudah melihat calon kita agamanya baik dan kita sudah merasakan perasaan suka pada calon kita, bisa kita bantu dengan ikhtiar penyembuhan kesuburan misalnya dengan melakukan terapi ataupun meminum suplemen penyubur, salah satu rekomendasi terbaik untuk dikonsumsi ialah Madu Bima 99 Madu Kesuburan Pria dan Madu Kesuburan Wanita.

5. Lihat dari Hartanya

Melihat calon dari hartanya juga bukan sesuatu yang dilarang, hal tersebut juga sangat dianjurkan. Bukan berarti memiliki sifat yang matre, tapi melihat calon dari segi finansial juga bisa menjadi talak ukur kesiapan calon dalam menikah dan membina rumah tangga. Karena tidak semua pernikahan itu bermodalkan cinta, membeli rumah bukan dibayar pakai cinta, memenuhi kebutuhan materi lainnya pun tidak bisa juga dibayar pakai cinta. Selain ini, banyak juga kasus jika pernikahan tidak direstui keluarga karena calonnya dari ekonomi kebawah. Hal ini sangat diperhatikan pula, karena menikah bukan hanya menyatukan dua hati, tetapi juga menyatukan dua keluarga. Namun, sah – sah saja jika keluarga merestui asal calon kita memiliki kemapanan yang baik.

6. Dilihat dari Fisik

Tips yang terakhir dalam memilih pasangan ialah memilih pasangan yang benar – benar kita sukai. Misalnya memilih kriteria calon yang memiliki kulit putih, tinggi, langsing, perangainya baik atau bisa kita bilang good looking, sah – sah saja untuk mencari yang seperti itu. Mengapa demikian? Karena, manusia pun sebagai makhluk yang visual adakalanya ia megalami titik jenuh ataupun bosan. Makanya, fisik pun bisa menjadi salah satu faktor kelanggengan rumah tangga. Untuk mempertimbangkan fisik sebagai kriteria memilih calon pun juga tidak apa – apa, mengingat tingkatan syahwat yang dimiliki oleh masing – masing manusia pun berbeda – beda.

Tapi tetaplah untuk menjadi diri sendiri, karena memiliki perangai cantik ataupun tampan adalah hal yang relatif, karena jika sudah ada jodoh yang datang pada kita, ia akan menerima kita apa adanya, bisa jadi menurut jodoh kita, kita adalah yang paling cantik ataupun yang paling tampan, tanpa perlu merubah suatu apapun.

Post Author: Filda Fajriati