Bisakah Madu Pahit Digunakan untuk Diet ?

B35xT37CcAAOn4d

 

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, sebaiknya kita bahas dulu perihal madu itu sendiri. Madu adalah cairan yang keluar dari perut lebah yang mengandung saripati makanan yang berasal dari bunga. Sebelum sains dan teknologi berkembang, Al-Quran telah menjelaskan, “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: buatlah sarang-sarang di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (Q.S. An-Nahl [16]:69).

Lalu, berapa macamkah madu itu? Tentu banyak sekali. Namun, saat ini ada madu khusus yang berasa pahit, berwarna hitam, dan bertekstur kental. Awalnya madu ini diperoleh lebah pemburu madu secara langsung di hutan.

Tapi karena permintaan yang terus meningkat, sejak beberapa tahun belakangan sudah banyak madu pahit yang diperoleh dari peternakan lebah. Madu hutan bersifat alamiah, terbebas dari pengaruh pupuk, pestisida, kontaminan berbahaya, dan polusi. Madu ini sangat aman untuk dikonsumsi sebagai supelemen dengan kandungan multimineral dan multivitamin yang tinggi, yang berfungsi menjaga kesehatan. Madu pahit ada yang diambil dari pohon paitan, ada yang dari pohon kaliandra, dan ada yang dari pohon mahoni.

Konon, madu dari pohon mahoni ditemukan pertama kali sekitar 21 tahun yang lalu. Rasanya pahit tapi tidak lengket di tenggorokan. Aromanya menyengat seperti aroma bunganya. Dari jarak 5-10 meter aromanya bisa tercium. Manfaatnya untuk kesehatan sangat banyak, misalnya untuk menambah imunitas dan vitalitas, serta mengatasi rematik, asam urat, hipertensi, dan diabetes.

Untuk diet bagi yang kelebihan berat badan? Sangat bisa karena kalori yang diberikan madu sangat tinggi tapi tidak membahayakan dan tidak membuat gemuk. Satu sendok makan madu mengandung sekitar 64 kalori.

Bandingkan dengan satu sendok gula pasir yang mengandung hanya 15 kalori. Mengapa tidak membuat gemuk? Karena karbohidrat madu lebih mudah dicerna menjadi glukosa, sehingga tidak menumpuk lama dalam darah. Dan ini dapat membantu orang yang memiliki perut sensitif. Oleh karena itu, madu bisa menjadi salah satu sumber energi dalam bentuk olahan makanan atau minuman. Dan sangat cocok untuk mereka yang melakukan diet guna mendapatkan berat badan yang proporsional. Tapi, syaratnya, madu ini harus diminum sebelum makan. Dengan begitu, madu ini akan mendorong otot-otot untuk bekerja sehingga terjadi pembakaran yang menghasilkan keringat, sehingga nafsu makan berkurang. Kendati demikian, berolahraga dengan teratur dan menjaga pola makan dengan baik tetap penting untuk dilakukan.

Saat ini beberapa merek madu pahit beredar di pasaran. Tapi yang banyak digemari, karena manfaatnya nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com,www.madubima99.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Post Author: Bella Nugraha