Hindari Beberapa Makanan Ini, Untuk Hindari Penuaan Dini!

sumber foto : health.kompas.com

Penuaan dini merupakan hal yang paling dihindari bagi sebagian orang karena penuaan dini dipercaya akan mengganggu penampilan pada kulit wajah dan juga terlihat tua. Salah satu daktor yang membuat penuaan dini cepat muncu adalah dengan tidak menjalani kebiasaan hidup sehat lalu memakan makanan yang tidak sehat pula. Tanda – tanda dari munculnya penuaan dini ialah adanya kerutan, kulit yang kusam, dan juga rambut memutih. Untuk memulihkannya, kita bisa dengan merawat kulit dan juga menghindari beberapa makanan yang dibawah ini :

1. Makanan Manis dan Banyak Gula

Mengonsumsi makana yang manis dan mengandung gula yang berlebihan dapat menyebabkan peradangan dan juga memulai proses glikasi. Kementrian Kesehatan RI merekomendasikan untuk mengonsumsi gula dengan maksimal 50 gram atau sekitar 4 sendok makan setiap harinya. Ketika memakan gula secara berlebihan, maka molekul gula yang berlebihan akan bergabung dengan protein, sehingga menciptakan advanced glycation end products (yang disingkat AGES). AGES dapat merusak kolagen kulit seseorang. Kolagen merupakan protein yang dapat membuat kulit lebih kencang dan juga awet muda.

2. Daging Olahan, Daging Hangus, dan Makanan yang di Panaskan

Makanan yang termasuk kedalam daging olahan adalah daging asap, sosis, daging cepat saji yang mengandung pengawet tinggi. Jika kita terlalu banyak mengonsumsi daging olahan yang mengandung pengawet tinggi, ia akan memicu radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas tersebut yang merusak organ dan juga mempercepat penuaan dini. Begitu pula dengan daging yang hangus, karena arang yang terdapat pada misalnya daging burger yang memungkinkan berisi pro – inflamasi dalam daging tersebut. Hal itu dapat bermasalah untuk kulit karena dapat pula merusak kolagen. Selain itu makanan yang dipanaskan pun bisa menjadi pemicu penuaan dini. Karena, makanan yang beko lalu kemudian dipanaskan melalui microwave akan mengandung natrium yang berlebih, yang juga memicu penuaan dini.

3. Makanan Asin dan Tinggi Garam

Memakan makanan yang asin dan mengandung tinggi garam juga dapat mempercepat proses penuaan, dimana garam tersebut dapat menahan kandungan air pada tubuh, sehingga membuat proses penudaan dini lebih mudah terjadi. Menurut Ranella Hirsch, MD, mantan presiden American Society of Cosmetic Dermatology & Aesthetic Surgery, yang juga dermatologis di Massachusetts banyak makanan kaleng yang diawetkan dengan natrium, yang membuat air tertahan dan menyebabkan pipi Anda menjadi ‘bengkak’.

4. Minuman Energi

Minuman energi, tinggi akan gula dan asam yang dapat merusak sel tubuh. Konsumsi minuman energi terus-menerus juga memicu dehidrasi yang mempercepat proses penuaan. minuman tersebut tidak baik bagi gigi Anda. Pada kenyataannya, gigi yang ‘terpapar’ minuman berenergi merusak lebih banyak enamel daripada minuman olahraga, menurut penelitian General Dentistry. Minuman energi juga diketahui memiliki kandungan asam lebih tinggi. Anda harus Ingat bahwa keasaman gigi lebih rentan terhadap noda.

5. Gorengan dan Makanan yang Mengandung Lemak Trans

Aneka gorengan juga tak baik untuk kesehatan. Makanan yang digoreng terlalu lama mengandung banyak minyak dan lemak yang memicu radikal bebas, penyebab penuaan. Lemak trans meningkatkan peradangan, yang artinya buruk bagi kolagen seseorang. Ditambah, lemak tidak sehat membuat seseorang lebih rentan terhadap kerusakan sinar ultraviolet, yang merupakan penyebab penuaan nomor satu. Jangan tertipu dengan label yang mengatakan ‘lemak trans 0 gram’, karena masih mengandung di bawah 0,5 gram lemak buatan. Hindari juga produk minyak terhidrogenasi parsial pada label bahan makananan.

6. Makanan Pedas

Makanan pedas tidak hanya dapat memperburuk kulit rosacea (kulit kemerahan pada wajah), tetapi juga mengakibatkan kerusakan selama menopause. Makanan pedas diyakini membuat pembuluh darah di kulit menjadi lebih reaktif. Jangan khawatir jika Anda ingin menikmati makanan pedas sesekali. Namun, jika terlalu sering mengonsumsi makanan pedas dapat menyebabkan melebarnya pembuluh darah vena, bengkak, dan kemerahan permanen.

7. Alkohol

Organ hati yang sehat mencerminkan kulit yang sehat. Menurut Ariel Ostad, ketika hati berfungsi dengan baik, racun yang berpotensi memengaruhi kulit akan dikeluarkan secara alami melalui tubuh. Namun, ketika racun menyebar di dalam hati dan tidak dipecah dengan benar, kulit akan mengalami berbagai masalah, seperti jerawat, warna yang pudar, dan keriput. Minuman beralkohol juga dapat memicu wabah rosacea. Alkohol dapat membuat dehidrasi dan buruk bagi kualitas tidur, yang dikaitkan dengan penuaan dalam penelitian yang dilakukan Case Western Rerserve University. Kurang tidur juga membuat keriput, pigmentasi tidak merata, dan mengurangi elastisitas kulit.

8. Anggur Putih

Anggur putih memiliki kategori berbeda karena dapat efek merusak gigi. Asam yang terkandung di dalam anggur putih merusak enamel dan membuat gigi lebih rentan terhadap noda yang tahan lama. Jadi jika terbiasa mengakhiri hari dengan segelas anggur putih, gigi akan lebih rentan terhadap noda kopi keesokan pagi. Menurut Mauren McAndrew, profesor klinis dari New York University School of Dentistry sikatlah gigi segera setelah minum (berlaku untuk setiap minuman asam). Anda harus memberikan waktu gigi untuk remineralisasi setelah ‘bermandikan’ minuman asam. Setelah minum, Anda bisa menunggu selama satu jam sebelum menyikat gigi.

Post Author: Filda Fajriati