Inilah Beberapa Penyakit Yang Kerap Muncul Pada Saat Pancaroba

sumber foto : moeslimchoice.com

Beberapa bulan dipenghujung tahun sudah mulai memasuki fase peralihan musim, fase ini biasa kita sebut dengan pancaroba. Musim pancaroba ini ditandai dengan perubahan cuaca dan suhu udara yang tidak menentu, contohnya cuaca di hari – hari tertentu cenderung berangin dan seringnya hujan.

Alasan Musim Pancaroba Mengundang Banyak Penyakit

Di musim pancaroba cuaca dan suhu udara menjadi tidak menentu, hal tersebut yang menjadi penyebab potensi munculnya beberapa penyakit yang meningkat, ini alasannya :

  • Pada musim pancaroba (terutama dari kemarau ke musim hujan), orang cenderung lebih sering berada atau berkumpul di tempat tertutup. Keadaan ini juga menyumbang pada peningkatan risiko penularan infeksi.

  • Virus dan bakteri dinilai mampu hidup lebih lama dan berkembang pada suhu serta kelembapan yang lebih rendah, seperti pada musim pancaroba.
  • Musim pancaroba dianggap berpotensi membuat aliran darah menyempit, mengurangi kadar vitamin D, serta menurunkan sistem imun tubuh.

Penyakit Yang Muncul Pada Saat Musim Pancaroba

Menurut ulasan sehatq.com berikut adalah beberapa penyakit yang perlu Anda waspadai terjadi pada musim pancaroba:

1. Influenza

Influenza merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru – paru, lebih mudah terjadi dan ditularkan pada musim pancaroba. Apa alasannya?Anda biasanya lebih banyak menghabiskan waktu di ruang tertutup sehingga kontak antarorang menjadi lebih dekat. Rendahnya kelembapan pada musim perlahian ini juga membuat virus flu bertahan lebih lama.Influenza umum ditandai dengan batuk, pilek, hingga sakit tenggorokan. Gejala lain kemudian menyusul, seperti demam hingga pegal-pegal.Anak-anak, kalangan lanjut usia (lansia), dan orang dengan sistem kekebalan tubuh rendah dinilai lebih mudah untuk mengalami flu.

2. Demam berdarah dengue

Perubahan suhu yang tidak menentu pada musim pancaroba dapat menyebabkan populasi nyamuk meningkat dengan cepat. Oleh karena itu, penyakit yang dibawa oleh nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD) lebih mungkin terjadi.DBD sering ditandai dengan sakit kepala, nyeri otot atau nyeri sendi, mual, muntah, pembengkakan kelenjar getah bening, serta bintik-bintik merah di kulit.Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, tapi lebih umum dialami oleh orang yang sudah pernah terpapar virus dengue atau memiliki sistem imun yang lemah.

3. Chikungunya

Mirip dengan DBD, chikungunya merupakan infeksi virus yang disebarkan lewat gigitan nyamuk. Kondisi ini bisa menyebabkan demam selama beberapa hari serta nyeri sendi yang bisa bertahan selama beberapa minggu.

4. Asma

Asma adalah kondisi menyempit dan membengkaknya saluran napas yang juga memproduksi lebih banyak lendir. Keadaan ini membuat proses bernapas sangat sulit, memicu batuk-batuk, dan menimbulkan suara mengi atau bengek.Temperatur udara yang lebih rendah serta angin yang lebih kencang berpotensi membawa lebih banyak alergen (pemicu alergi). Inilah yang berhubungan dengan meningkatnya kasus asma selama musim pancaroba.Tidak hanya itu, adanya gangguan saluran pernapasan (seperti flu) juga menambah risiko serangan asma.

5. Diare

Peningkatan jumlah virus dan bakteri selama musim pancaroba diduga merupakan penyebab banyaknya kasus diare pada musim ini. Infeksi virus atau bakteri di balik diare biasanya terjadi akibat konsumsi makanan yang telah terkontaminasi.Gejala diare umumnya berupa tinja yang encer dan sakit perut yang melilit. Sejumlah gangguan pencernaan lain juga bisa menyertai, seperti kembung dan mual.Diare biasanya akan sembuh dalam beberapa hari dengan pengobatan mandiri di rumah. Misalnya, banyak minum dan beristirahat.Namun jika diare terus berlangsung atau tidak kunjung sembuh meski sudah 24 jam, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Tips menjaga kesehatan di musim pancaroba

Untuk menghindari serta mengatasi berbagai penyakit yang mungkin muncul di musim pancaroba, Anda sebaiknya meningkatkan imunitas tubuh dengan cara:

1. Mencukupi kebutuhan tubuh untuk beristirahat

Durasi tidur yang cukup dapat membantu Anda dalam menguatkan sistem kekebalan alami tubuh, sehingga lebih mampu untuk melawan penyakit. Orang dewasa disarankan untuk tidur malam sekitar 7-9 jam per hari.Bila Anda sulit tidur, coba hindari bermain gadget sekitar satu jam sebelum tidur. Anda juga bisa mematikan atau meredupkan lampu serta mengatur suhu alat pendingin di kamar tidur agar lebih nyaman.

2. Menerapkan pola makan sehat dan seimbang

Pola makan berkaitan erat dengan sistem imunitas tubuh. Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya buah juga sayur-sayuran.Tidak hanya itu, Anda juga dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan tinggi gula maupun lemak jenuh.Sementara bagi Anda yang mengalami gangguan pencernaan, makanan probiotik bisa membantu dalam meringankan kondisi ini. Contohnya, tempe, tahu, dan yoghurt.

3. Minum Madu Bima 99

Madu Bima 99 merupakan madu hitam organik Madu Bima 99 memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, selain untuk mendetoks racun, Madu Bima 99 juga memiliki kegunaan untuk melawan berbagai macam penyakit, berikut beberapa detail manfaat yang dapat dirasakan pada saat mengonsumsi Madu Bima 99 :

  1. Membantu Menormalkan gula darah bagi penderita diabetes
  2. Membantu menangani gangguan fungsi seksual pada pria (lemah syahwat)
  3. Membantu Meningkatkan stamina dan imunitas tubuh
  4. Membantu Mengatasi gangguan pada lambung ( maag ) kronis
  5. Membantu proses perawatan reumatik dan asam urat
  6. Membantu proses perawatan asthma, polip dan sinusitis
  7. Melancarkan peredaran darah
  8. Membantu Memperbaiki kerja ginjal dan jantung
  9. Menetralisir racun makanan yang bersarang di dalam tubuh
  10. Membantu proses penyembuhan luka bakar dan penyakit kulit seperti panu, kurap dan eksim
  11. Membantu penyembuhan darah rendah dan darah tinggi
  12. Membantu Memulihkan otot yang sudah lama tidak berfungsi atau otot yang lelah seperti keseleo, rematik dan asam urat
  13. Membantu mengobati batuk, pilek dan radang tenggorokan
  14. Membantu mengobati tumor dan kanker
  15. Membantu diet ( mengurangi nafsu makan )
  16. Membantu proses perawatan penyakit liver/hepatitis

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, dan bagaimana cara pesannya bisa hubungi kontak dibawah ini.

Post Author: Filda Fajriati