Manfaat Dan Fakta Tentang Edamame

sumber foto : id.wikipedia.org

Apa itu Edamame? Bagi anda yang belum mengetahui tentang edamame, edamame merupakan kacang kedelai yang masih berada di dalam polong nya. Camilan yang paling banyak diminati masyarakat ini berasal dari Jepang. Namung edamame juga sudah banyak di budidaya di Indonesia. Nutrisi yang terkandung dari edamame ini ada banyak sekali, kacang ini mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, serat, folat, mineral, vitamin A, B, C, E, K hingga zat besi magnesium, mangan, kalsium, zinc, dan kalium. Edamame bisa menjadi salah satu alternatif camilan sehat untuk anda dan keluarga dirumah. Karena produk edamame yang terkesan murah, sehat, dan mudah dimasak. Karena edamame mengandung banyak sekali nutrisi, edamame memiliki berbagai manfaat dan fungsi yang baik untuk kesehatan, diantaranya adalah :

  1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat yang Menyebabkan Sakit Jantung

Pada studi observasi menyebutkan bahwa kadar kolesterol tinggi yang tidak normal dengan peningkatkan resiko sakit jantung. Mengonsumsi kacang kedelai sekitar 50 gram perhari akan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Maka senyawa yang dikandung dalam edamame seperti sumber protein yang tinggi, serat sehat, antioksidan, dan vitamin K yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan juga meningkatkan profil lipid darah, ukuran lemak termasuk kolestrol dan trigliserida.

  1. Tinggi Protein

Edamame sering sekali dijadikan sebagai bahan menu utama pola makan diet sehat, vegan, dan juga vegetarian. Karena edamame menjadi salah satu sumber nabati terbaik. Telah diketahui jika secangkir edamame matang sekitar 155 gram setara dengan kandungan 18,5 gram protein. Edamame juga sebagai kacang kedelai yang mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

  1. Mengatasi Gejala Menopause

Edamame mengandung antioksidan isoflavon dan fitoestrogen sangat bermanfaat untuk meredakan gejala menopause. Menopause merupakan tahapan kehidupan bagi seorang wanita ketika berhenti menstruasi. Gejala – gejala yang dihadapi pada saat menjelang menapause adalah hot flashes, berkerigat, hingga suasana hati yang gampang sekali berubah. Edamame dapat mengatasi gejala – gejala tersebut karena edamame memiiki kandungan isoflavon.

  1. Kaya Vitamin dan Mineral

    Edamame mengandung sejumlah besar vitamin dan mineral, serta serat. Kandungan vitamin K dan folat Edamame lebih banyak daripada kedelai matang. Jika kamu makan satu cangkir edamame seberat 155 gram, kamu akan mendapatkan sekitar 52% RDI untuk vitamin K dan lebih dari 100% untuk folat.

  2. Menyehatkan Pencernaan

    Manfaat edamame lainnya adalah menjaga kesehatan saluran cerna. Suatu riset menunjukkan bahwa kandungan serat dan protein yang tinggi pada edamame akan berfungsi sebagai prebiotik yang dapat membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran cerna.

  3. Menjaga Berat Badan

    Edamame yang kaya serat, protein, dan antioksidan juga dapat membantu menjaga berat badan. Beberapa riset menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi makanan berserat, termasuk kacang kedelai dan edamame, rata-rata memiliki berat badan yang ideal. Hal ini diduga berkaitan dengan efek edamame yang dapat mengurangi lemak tubuh, serta lebih lama dicerna sehingga dapat membuat kenyang lebih lama.

  4. Mengurangi Keropos Tulang

    Beberapa studi menemukan bahwa mengonsumsi produk kedelai secara teratur, yang kaya isoflavon, dapat menurunkan risiko osteoporosis pada wanita pasca-menopause. Satu analisis studi menyimpulkan bahwa mengonsumsi 90 mg isoflavon setiap hari selama tiga bulan atau lebih dapat mengurangi pengeroposan tulang dan meningkatkan pembentukan tulang. Osteoporosis, atau pengeroposan tulang, adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tulang yang rapuh dan meningkatkan risiko patah. Osteoporosis sangat umum terjadi pada orang tua.

  5. Mengatasi Berbagai Resiko Penyakit Lainnya

    Kedelai edamame mengandung isoflavon, yaitu suatu antioksidan yang bermanfaat dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit, seperti osteoporosis, kanker, hipertensi, dan penyakit jantung. Selain itu, kedelai edamame juga baik untuk menjaga kestabilan gula darah, sehingga baik untuk dikonsumsin oleh penderita diabetes. Kedelai kaya akan senyawa tanaman yang dikenal sebagai isoflavon. Berdasarkan penelitian tersebut mengkonsumsi isoflavon dapat melindungi dari kanker payudara di kemudian hari. Studi menunjukkan bahwa makanan kedelai, seperti edamame juga bermanfaat bagi pria. Beberapa studi observasi menunjukkan bahwa produk kedelai dikaitkan dengan sekitar 30 persen lebih rendah risiko kanker prostat.

Cara Menikmati Edamame

Kacang ini dapat diolah terlebih dahulu atau dikombinasikan dengan sayuran lain untuk menjadi berbagai jenis makanan, seperti nasi goreng  atau sup. Namun, tak jarang kedelai edamame dinikmati sebagai camilan, hanya dengan direbus atau dikukus. Anda juga dapat mengonsumsi kedelai edamame yang sudah diolah atau difermentasi, misalnya dalam bentuk tempe, tahu, saus, atau sup. Keunggulan kacang kedelai yang sudah diolah adalah lebih mudah dicerna. Sedangkan kacang kedelai yang telah difermentasi, mampu meningkatkan jumlah bakteri yang baik dalam pencernaan. Namun perlu diketahui, mengonsumsi kedelai edamame dapat membuat perut kembung dan mudah buang angin. Untuk menghindarinya, cobalah memasak kedelai edamame lebih lama, hingga benar-benar matang. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati karena edamame bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.

Post Author: Filda Fajriati