Selalu Sedia Madu Bima 99 untuk Memproteksi Diri dari Penyakit

10435903_814660518576570_3000549540085861352_n

 

Ketika wawancara ini dilakukan, seorang gadis 23 tahun di Palembang, bernama Ayu Rahma Muthiara Bunda, sedang menjalani co-ass di RS Umum Muhammad Husein, Palembang, karena ia sudah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya. Sebagai mantan mahasiswa yang sangat sibuk setiap hari, raga yang bugar tentu saja sangat dibutuhkannya. Apalagi selama co-ass itu jadwal kerjanya tak tetap. Meski sebentar lagi ia telah jadi dokter, bukan berarti penyakit mulai ngeri mendekatinya. Dalam lima bulan terakhir ini, misalnya, pernah ia terserang sakit tenggorokan. “Biasanya, kalau sudah begitu, besoknya pasti kena batuk. Tapi, waktu itu tidak,” ujarnya.

Kenapa bisa tidak? “Karena, saya langsung minum Madu Bima 99,” jawab penduduk KM 9, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, ini. Pernah pula ia mengalami panas dalam. “Kalau begitu,” ujarnya, “biasanya besok langsung kena flu dan demam. Tapi, kali ini juga tidak.” Kenapa? Ya, karena itu tadi, ia langsung minum Madu Bima 99, sebab sejak lima bulan sebelum diwawancarai ini ia selalu minum madu hitam pahit tersebut. Mengapa memilih Madu Bima 99? “Karena cocok. Kalaupun tidak sakit, buat saya madu itu untuk menambah stamina,” jawab sarjana kedokteran ini saat ditemui 24 Oktober 2013.

Karena masa panen yang terbatas dan dihasilkan di daerah-daerah tertentu, madu pahit lebih langka sehingga harganya lebih mahal daripada madu biasa. Meskipun demikian, secara khasiat madu ini diyakini memiliki banyak kelebihan karena madu ini memiliki kandungan alkaloid yang tinggi. Jika dikonsumsi, zat ini berfungsi sebagai antibakteri alami yang akan membunuh bakteri-bakteri yang merugikan di dalam tubuh. Selain itu, ia juga membantu mengatasi (1) diabetes, (2) gangguan fungsi seksual pria, (3) gangguan asam lambung (maag), (4) radang tenggorokan, sariawan, dan panas dalam, (5) batuk, pilek, asma, polip, dan sinusitis, (6) asam urat dan rematik, (7) kanker dan tumor, (8) kolesterol, darah rendah, dan darah tinggi, (9) malaria, tifus, dan demam berdarah, serta (10) untuk meningkatkan vitalitas dan imunitas. Untuk menjaga kesehatan, dianjurkan mengonsumsi madu ini 2×1 atau 2×2 sendok makan per hari sebelum makan. Tapi, jika Anda punya penyakit tertentu, dianjurkan meminumnya 3 kali sehari. Karena rasa pahitnya itu, madu ini tidak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah 2 tahun.

Saat ini, beberapa merek madu pahit telah beredar di pasaran. Namun, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas farmasi UI dan Sucofindo bulan September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima99.com, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Post Author: Bella Nugraha